The Lawu Park : Liburan Seru Bareng Keluarga Di Kaki Gunung Lawu


Setelah event Family Day kantornya si PakSu tahun lalu di Telaga Sarangan, kali ini bus rombongan kami kembali menyusuri jalanan aspal Karanganyar menuju lokasi acara Family Day. Namun kali ini tujuan kami bukan ke Telaga Sarangan, melainkan The Lawu Park. Posisinya masih lebih bawah daripada Telaga Sarangan. Tapi dinginnya jangan ditanya, sebelas dua belas kalau kata saya sih :D

Hari sudah gelap saat kami tiba di The Lawu Park. Kepadatan lalu lintas jalur Jogja - Solo di akhir pekan membuat perjalanan kami lebih lama dari waktu yang diperkirakan. Saat menjejakkan kaki di The Lawu Park, udara dingin langsung menyergap, membuat saya ingin segera menghabiskan teh manis hangat yang disediakan di area resto. Makan malam juga sudah tersedia menyambut kedatangan kami. The Lawu Park ini merupakan area rekreasi berkonsep resort yang menyediakan fasilitas penginapan berupa pondok-pondok, camping ground, restoran, spot-spot foto, serta area bermain anak-anak seperti flying fox dan ATV. Kami menginap satu malam di sini dan dilanjutkan dengan kegiatan team building keesokan harinya.

Pondok Penginapan dan Camping Ground

Penginapan di The Lawu Park berbentuk pondok-pondok dengan 2 tipe kamar, yaitu kamar untuk 2 orang dan 4 orang. Saat saya tanyakan ke staf The Lawu Park mengenai harga kamar permalam, ia menyebutkan bahwa kamar pondok untuk 2 orang harganya Rp.300.000/malam dan yang untuk 4 orang adalah Rp.500.000/malam. Selain kamar berbentuk pondok juga tersedia camping ground dengan tarif Rp.100.000/malam sudah termasuk sewa tenda. Keseluruhan harga tersebut sudah termasuk sarapan. Di area camping ground kita bisa membuat api unggun dan bisa untuk barbeque-an kalau mau. Namun untuk peralatan memanggang harus bawa sendiri ya, karena di sana tidak disediakan.

Penginapan berbentuk pondok. Salah satunya adalah kamar kami. 

Area camping ground

Karena anggota keluarga kami ada 3 orang maka kami mendapat jatah pondok untuk 4 orang. Fasilitas yang tersedia di pondok kami tergolong standar saja, namun sudah mencukupi kebutuhan kami selama di sana. Di dalam kamar tersedia dua buah kasur berukuran queen size lengkap dengan bantal dan selimut, televisi layar datar, toiletries, dan air mineral botol. Saya sempat melongok pondok yang kamarnya untuk 2 orang. Fasilitasnya sama saja ternyata. Setiap pondok dilengkapi dengan kamar mandi privat. Ukurannya tidak terlalu luas namun bersih. Air panas tersedia di setiap kamar mandi di pondok. Cukup melegakan karena ada air panas, meskipun saat wudhu di kala subuh saya cukup kaget ketika menjejakkan kaki di lantai kamar mandi. Ya ampun, dingiiiiiiinnnn sekali :D

DI kamar kami tersedia dua buah kasur berukuran queen size, namun tanpa ranjang.

Restoran

The Lawu Park memulai usahanya dengan membuka restoran. Beberapa bulan setelahnya barulah dibuka area penginapan. Tempat ini memang tergolong masih baru, dibuka pada sekitar lebaran tahun 2018. Di restoran The Lawu Park juga tersedia area lesehan berbentuk gazebo-gazebo kecil. Serunya kalau makan di gazebo ini, bisa sambil menikmati keindahan alam sekitar yang pada pagi hari saat kami di sana, tertutup kabut tipis. Duh, syahdu :D

Area restoran dilihat dari arah tempat parkir

Beranjak siang mulai banyak mobil berdatangan. Rupanya banyak orang datang untuk makan di sini. Tak aneh kalau restoran ini banyak dikunjungi, karena menurut saya makanan di sini enak-enak rasanya. Menu yang jadi andalan adalah nasi liwet stroberi, yang jadinya mengingatkan saya akan Nasi Liwet Asep Strawberry di Garut :D Menu yang rasanya sayang dilewatkan kalau ke resto ini adalah.........kopinya. Hehe. Kopinya jenis kopi tubruk biasa sih, tapi entah kenapa rasanya tidak biasa. Mungkin karena pengaruh udara dingin ya :D Buat yang suka manis, pesanlah kopi susu. Jangan lupa pesan juga seporsi pisang goreng untuk teman ngopi, dijamin mampu mengusir hawa dingin. Restoran ini buka mulai pukul 07.30 dan tutup pukul 22.00 WIB.

Gazebo-gazebo kecil 

Permainan Flying Fox dan ATV

Karena konsepnya resort, tempat ini menawarkan berbagai aktifitas menarik untuk pengunjung yang menginap. Untuk memasuki area The Lawu Park tidak dikenakan biaya tiket masuk. Pengunjung yang tidak menginap cukup membeli makanan dan minuman dari restoran lalu bisa menikmati aneka fasilitas yang ada. Ada beberapa fasilitas yang bisa dinikmati gratis jika kita menginap, namun harus membayar jika kita hanya berkunjung. Seperti misalnya permainan ATV dan flying fox. Kedua permainan ini bisa dinikmati gratis jika kita menginap di The Lawu Park. Sayangnya area untuk permainan ATV kurang luas, jadi agak kurang seru ya. Dan saat kami mencoba permainan flying fox, menurut saya jalurnya kurang panjang. Serunya nanggung, baru saja meluncur eh udah sampai di ujung. Hihi.




Menurut staf The Lawu Park, memang karena relatif masih baru jadi fasilitas permainan yang tersedia belum optimal. Ibaratnya baru sekedar ada saja dulu. Ke depannya, pihak The lawu Park akan membangun area untuk aneka permainan outdoor yang lokasinya di seberang jalan dari lokasi yang sekarang. Di area seluas dua hektar itu nantinya akan dibuat jalur ATV yang lebih panjang, dan juga jalur offroad untuk motorcross. Flying fox yang lintasannya panjang juga akan dibangun di situ dan akan ada beberapa lintasan yang berbeda-beda jaraknya. Yang mau ke sana dengan tujuan ingin mencoba jalur offroad-nya, musti bersabar dulu ya, soalnya saat ini masih tahap pembangunan.

Taman Kelinci 

Yang menarik untuk anak-anak di sini adalah area Taman Kelinci, karena pengunjung bisa memberi makan hewan. Anak-anak biasanya suka sekali dengan aktifitas ini. Saat kami menginap di sana, kelinci-kelincinya tidak ada, karena sudah mati. Menurut petugasnya, sudah beberapa kali kelinci di sana mati, namun biasanya pihak pengelola akan membeli lagi kelinci baru. Meski tak ada kelinci, di Taman Kelinci ini anak-anak tetap bisa memberi makan hewan, karena di sana ada beberapa ekor domba gemuk yang jinak. Lucunya, salah satu domba bahkan bisa kami panggil hanya dengan mengetuk-ngetuk pagar bambu yang mengelilingi area Taman Kelinci ini. Si domba menghampiri kami dan langsung lahap memakan wortel yang kami bawa. Hihi.....lucu sekali polahnya. Oh ya, wortel untuk pakan ada tersedia di warung seberang Taman Kelinci dan bisa dibeli dengan harga Rp.5.000/kantong. Selain wortel juga tersedia sawi dengan harga sama.

Taman kelinci

Beli wortel dan sawi di sini

Fasilitas Lain

Fasilitas lain yang tersedia di The Lawu Park adalah spot-spot untuk berfoto. Memanfaatkan lokasi di area berkontur, beberapa spot foto dibuat untuk para pengunjung yang hobi membuat foto diri dengan latar belakang pemandangan alam. Beberapa waktu lalu spot foto seperti ini memang booming di tempat-tempat wisata di Indonesia, namun belakangan ini popularitasnya mulai menurun. Nampaknya orang-orang juga sudah mulai bosan karena di banyak tempat hal yang ditawarkannya nyaris serupa.

Salah satu spot foto 

Anggap saja lagi di Jepang. Hahaha.

Fasilitas lain yang tersedia di sini adalah kolam renang. Entah apakah ada orang yang cukup bernyali berenang di tengah udara sedingin itu :D Kalau saya sih big no no no deh ya :))) Di sini juga tersedia jasa fotografer candid. Saya perhatikan banyak juga pengunjung yang tertarik dengan layanan ini. Cukup membayar Rp.20.000, kita sudah bisa membawa pulang foto yang penuh kenangan.

Berani berenang di tengah udara dingin?

Jasa fotografer candid yang cukup banyak peminatnya

Satu hal yang saya suka dari tempat ini adalah konsep pembangunan maupun perluasan areanya tidak boleh mengganggu pohon-pohon yang sudah ada. Di kawasan ini ditanami pohon-pohon pinus yang tinggi dan besar, terlihat kalau umurnya sudah tua. Kawasan ini berada di bawah pegelolaan Perum Perhutani. Pihak The Lawu Park menyewa lahan pada Perum Perhutani dengan persyaratan tidak boleh menebang pohon yang sudah ada, kecuali memang sangat dibutuhkan. Staf The Lawu Park yang saat itu mengobrol dengan saya menyebutkan bahwa selama proses pendirian bangunan pondok-pondok, hanya dua atau tiga pohon saja yang ditebang karena posisinya menghalangi jalan. Sementara pondok-pondok yang dibangun lokasinya menyesuaikan dengan letak pepohonan yang sudah ada. Konsep pembangunan yang meyelaraskan dengan kondisi lingkungan seperti ini menurut saya sangatlah bijak. Alam tetap terjaga kelestariannya, sementara manusia tetap mendapat manfaat dari alam.


- arry - 



The Lawu Park
Jl. Raya Tawangmangu - Magetan Km 9,
Bulakrejo, Gondosuli Kidul, Tawangmangu,
Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah
HP : 0812-3892-3626
Instagram : @thelawupark




You Might Also Like

70 komentar

  1. kawasan jawa ini memang menarik untuk bikin wisata keluarga ya. konsep seperti ini aku juga pernah ketemu di daerah Dago atas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di Bandung, yang seperti ini pernah aku datangi adanya di Lembang, Koh. Grafika Cikole namanya.

      Hapus
  2. Wah jadi pengen ke sana. Setelah lulus sma jadi jarang di jateng padahal banyak wisata baru yang bagus gini. Itu pondoknya lucu banget, bersih kelihatannya ya. Dan yang penting ada mandi air angetnya. Semoga ada rejeki waktu ke sana ah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersih mbak, masih baru. Semoga bersih seterusnya deh ya.

      Hapus
  3. Wah ada ATV yah aku belum pernah cobain naik hahaha kalau flying fox ya kenapa aku sampe jejeritan :D

    Lengkap juga ya mba ada taman kelinci sampe kolam renang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cobaib mbak, seru lho main ATV. Tapi asiknya kalo areanya luas sih. Hihi

      Hapus
  4. Serrruuuuu buangeeettt!
    Aku selalu suka konsep camping dan pondok wisata kayak gini.
    Kapan2 mau cobak ke sana aaahh.
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  5. Wih keren lokasinya, aku belum pernah ke Tawangmangu,tapi baca artikel ini jadi tertarik siapa tahu pas mudik nanti bisa mampir sekalian berwisata di Lawu park ini, dab nerasakan sensasi menginap di pondok bersama anak-anak, apalagi anakku suka banget wisata yang berbau alam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik mbak, udara pegunungan di Lawu Park segerrrr banget

      Hapus
  6. Bagus mba tempatnya.. aku mau. Syukurlah ada air panasnya. Kbayang dinginnya dan itu kabutnya kliatan jg 😃
    Pas subuh pasti wadidaw dinginnya hihiiii

    BalasHapus
  7. menarik banget nih untuk liburan keluarga yah. Pastinya seru banget nih.

    BalasHapus
  8. Bentuk rumah penginapannya lucu, ya? Jadi orang tertarik. Flying fox dan ATV sekarang lagi ngehits di wisata alam.

    Liburan bareng keluarga jadinya seru nih kalau gini.

    BalasHapus
  9. Gunung lawu ada di jateng ya.. Seru jg ya liburan ke gunung gitu.. Aku pengen tp harus siapin fisik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perbatasan Jateng-Jatim mbak. Itu sekitar 2 km dari The Lawu Park, sudah perbatasan dengan Jatim.

      Hapus
  10. ya ampun...penginapannya lucu banget mbak..aku pengen ke sini deh..harganya juga terjangkau ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuusss mbak Sara, dari Solo lebih deket kan :D

      Hapus
  11. Saya belum pernah mbak liburan back to nature kayak gitu mbk, apalagi camping. belum pernah banget, jadi saya sering mupeng kalau liat postingan teman-teman yang pernah camping.

    BalasHapus
  12. Mba Arry udah nyampe ke Lawu Park. Diriku yang tinggal di Karanganyar malah belum pernah kesitu, qeqeqe. Udah lama nggak naik ke daerah situ padahal butuh udara segar. Apalagi fasilitasnya komplit ya. Tapi untuk berenang keknya no way, hahaha, pasti dingin banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha....biasanya gitu kan mbak, kalo berstatus turis malah nyampe, kalo warga lokal malah suka males ngedatengin tempat wisata di daerah sendiri :D

      Hapus
  13. Aduh...makin mupeng ke sini. Kapan hari lihat postingan teman ttg tempat ini juga. Ternyata masuk tawangmangu to. Kudu dijajal nih.

    BalasHapus
  14. Menurutku untuk penginapan ala camping gini ratenya worth it mba. Fasilitasnya lumayan lengkap, aku bisa bayangin deh dinginnya di sana.

    Ini kebetulan banget di kantorku pun udah ada rencana buat outing ke tempat mirip kayak gini cuma di daerah Bandung sih hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo di Bandung pernah lihat yg model begini di Grafika Cikole Lembang mbak.

      Hapus
  15. Bentuk pondoknya bagus banget. Kayak rumah hobbit. Makasih infonya ya mbak. Bisa jadi alternatif menginap kalau dari Sarangan. Sekarang, hotel-hotel di Sarangan sering banyak yang penuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan di Sarangan kebanyakan penginapannya model hotel-hotel melati gitu ya mbak. Belum lihat yg model kayak di The Lawu Park gini.

      Hapus
  16. Keren banget tempatnya, kayaknya banyak yang bakalan betah staycation di sini ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yg datang cuma makan sama main ATV dan flying fox aja mbak. Dan foto-foto tentu saja :D

      Hapus
  17. Harga kamarnya terjangkau ingin deh suatu hari bisa ajak anak-anak ke sini pasti mereka senang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuuss mbak, segera. Mumpung rate-nya masih bersahabat. Kayaknya krn masih baru, jadi masih harga promo :D

      Hapus
  18. Kok asyik sih ini mbak, jadi misalkan ke sana cuman buat pepotoan dan beli snack aja mampir ke gazebonya, nggak dikasih tarif tiket masuk yak. uwuuu, sesuatuu
    Kupengen deh itu stay di pondok yang mirip rumah tradisional Papua, mbak, heheee
    Maacih sharingnya yah mbak ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hu um mbak, gak pake tiket masuk ini. Cukup beli makanan/minuman, trus foto-foto juga boleh :D

      Hapus
  19. Udah lama banget niat mendaki Gunung Lawu tapi belum ada waktu terus. Eh ada pula tempat keren begini di kaki Gunung Lawu. Tambah mupeng. Semoga bisa ke sana dalam waktu dekat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Ayo luruskan niat utk ke sini mbak. Hahaha

      Hapus
  20. Blum pernah nih mba k Gunung lawu lengkap ya mba tempat staynya juga unik bngt nyaman lagi permainan nya lengkap tmbh betah anakku ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, anakku juga seneng banget di sini :D

      Hapus
  21. Eyaampun, cantik banget pemandangan dan tempatnya. Tempat mainnya pun asyik-asyik. Bisa outbound ya. Seruuu bawa anak-anak ke sana. Bisa camping juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes mbak, pemandangannya cantik. Apalagi kalo pas kabut turun, duh....syahduuuu :D

      Hapus
  22. Looks like a great place to be. And of course it’s perfect for a family outing. I hope we can visit this place pretty soon

    BalasHapus
  23. wah sekamar 300ribu udah dapat sarapan? asik nih, mbak. Harganya terjangkau. Tapi bisa dipastikan kalau libur lebaran bakal fully booked.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya begitu mbak, kalau buat libur lebaran kudu booking jauh-jauh hari biar dapat kamarnya ;)

      Hapus
  24. pengen nyobain penginapannya lucu bentuknya kayak kapsul gitu ya, lihat dalamnya juga x=cozy banget gitu kayaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fasilitasnya standar mbak, tapi cukuplah buat selama nginep di situ. Yang penting bersih ;)

      Hapus
  25. Wah, seru juga piknik berombongan. Aku klo berombongan ngajak siapa saja, ya? Haha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngajak rombongan sekampung dong mbak. Hihi

      Hapus
  26. Yg paling menarik perhatian itu penginapannya, ucul bangetsss... dalamnya ternyata nggak ada dipannya toh... tapi lucuk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hu um mbak, kasur langsung di atas lantai :D

      Hapus
  27. Seru banget jalan-jalannya di Lawu Park, mba Arry. Jadi pengen nginep di sana :D

    BalasHapus
  28. Tertarik resepnya untuk mengusir rasa dingin, segelas kopi dan pisang goreng. Mungkin karena asik ngunyah lupa sama udara dinginnya ya... Hihi... Btw reviewnya menarik, jadi pengen nyobain glamping di situ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ngunyah kan badan jadi anget mbak. Hahaha

      Hapus
  29. Wuaaa asyik bgt. Lngkp bgt ya fasilitasnya .btw, camping groundnya juga asik. Suka kek gini. Cuma kalau pas hujan pasti dingin bgt ya hawanya 😍

    BalasHapus
  30. wah pas ya bawa anak ke sana, pasti mainnya bebas gtu. Berapa lama mba liburanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semalam doang mbak. Hahaha. 2 hari 1 malam gitu.

      Hapus
  31. wah berkabut ya mbaaak :"") tapi kayanya tetep seru. cuma mungkin harus sama keluarga ya biar seru. kalo cuma sama suami krik krik juga hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Syahdu mbak kalo berdua suami. Bisa jadi acara honeymoon. Hihi

      Hapus
  32. Jadi kepo pengen tau harga nginap di sana nih. Tfs ya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Undah ada infonya di artikel lho mbak. Ayo dibaca lagi ;)

      Hapus
  33. Wow.. asyik banget ini. Bener-bener cocok buat liburan keluarga.

    BalasHapus
  34. Adududddduuuu wadidawwww pondoknyaa mah gemes banget seruuu buat foto2 mana adem2 gt syahduuuu beuttt

    BalasHapus
  35. Mba, aku penasaran sm nasi liwet stroberynya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Stroberinya cuma pemanis aja mbak, cuma dikasih bbrp iris gitu. Jadi nasi liwetnya ttp aja dominan gurih kayak biasanya. Asem-asem dikit pas di bagian yg kena stroberi.

      Hapus

Komentar Anda dimoderasi. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya :)

Silakan tinggalkan pesan di kolom komentar dan saya akan membalasnya. Sering-sering berkunjung ya, untuk mengecek dan membaca artikel lainnya di blog ini. Terima kasih. Maturnuwun. Thank you. Danke.