INAPGOC Sosialisasikan Asian Para Games 2018 Di JCM Yogyakarta


Hari Kamis 13 Desember 2017 lalu saya dan beberapa teman blogger dari Komunitas Blogger Jogja hadir di acara sosialisasi Asian Para Games 2018 di Jogja City Mall. Dalam 2 minggu ke depan INAPGOC (Indonesian Asian Para Games Organizing Committee) menyelenggarakan roadshow di 16 kota, dan Jogja termasuk di dalamnya. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan pesta olahraga bagi penyandang disabilitas ini kepada masyarakat luas, guna memperoleh dukungan bagi kesuksesan penyelenggaraan event ini.

Booth sosialisasi Asian Para Games 2018 di Jogja City Mall


Di booth sosialisasi Asian Para Games 2018 ini kami dipersilakan untuk berfoto atau melakukan swafoto, lalu mengunggahnya di media sosial Twitter dan Instagram dengan tagar #dukungparajuara #BanggaParaGamesJOG #MenujuAPG2018 dan men-tag akun @ina2018APG. Di booth ini juga diselenggarakan kompetisi video menggunakan aplikasi Boomerang dan mengunggahnya di akun Instagram. Acara sosialisasi ditutup dengan bincang santai bersama Mbak Ria, selaku perwakilan dari INAPGOC. Di sore hari itu Mbak Ria menjelaskan banyak hal tentang event ini. Asian Para Games adalah pesta olahraga tingkat Asia untuk penyandang disabilitas. Event ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010 di China, lalu yang kedua pada tahun 2014 di Korea Selatan, dan di tahun 2018 akan diselenggarakan di Indonesia (Jakarta). Adalah sebuah kebanggaan tersendiri karena Indonesia merupakan negara pertama di Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah event ini.

Mbak Ria selaku perwakilan dari INAPGOC

Asian Para Games 2018 akan dilaksanakan pada 6-13 Oktober 2018, sekitar satu bulan setelah penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta & Palembang. Sedikit berbeda, Asian Para Games  2018 hanya diselenggarakan di Jakarta saja, mengingat event ini adalah untuk penyandang disabilitas maka diperlukan sarana dan prasarana yang khusus pula. Dan baru Jakarta yang dinilai mampu menyediakannya. Di Asian Para Games 2018 ini para atlet dari 42 negara akan turun bertanding di 17 cabang olahraga dan memperebutkan 581 medali. Adapun lokasi pertandingannya adalah di Gelora Bung Karno. Menilik sejarahnya, GBK diresmikan pada tahun 1962 sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka penyelenggaraan Asian Games 1962 yang waktu itu baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Sebagai event yang juga baru pertama kali di Indonesia, Asian Para Games 2018 juga ingin meninggalkan legacy (warisan) berupa sarana dan prasarana olahraga yang ramah bagi penyandang disabilitas.


Pada acara sosialisasi ini Mbak Ria juga memperkenalkan maskot Asian Para Games 2018, seekor elang bondol yang diberi nama Momo, singkatan dari Motivation & Mobility. Motivation (motivasi) diharapkan menjadi penggerak bagi para atlet untuk meraih juara, sementara Mobility (mobilitas) artinya para atlet tersebut bergerak untuk mencapai tujuan. Menurut Mbak Ria, para atlet penyandang disabilitas (atau disebut paralympians) ini tidak ingin dikasihani, melainkan mereka ingin menjadi inspirasi bagi para penonton yang menyaksikan mereka bertanding. Betul, saya setuju sekali dengan hal ini. Malam sebelum saya hadir di acara sosialisasi ini, saya bersama si Bocah menonton video pertandingan renang Paralympic Games di Youtube. Ada rasa haru melihat penampilan para paralympians tersebut. Mental juara terpancar jelas dari sorot mata dan gestur tubuh mereka. Sungguh tidak ada rasa kasihan yang menghampiri saya saat melihat video tersebut, melainkan rasa kagum dengan kehebatan mereka mengubah kekurangan yang dimiliki menjadi kelebihan yang membanggakan. Saya membayangkan kerja keras dan kesabaran para pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekat mereka yang tentunya selalu memberikan dorongan semangat. Saya angkat topi pada orang-orang ini, mereka sungguh sangat hebat.

Momo si elang bondol yang menjadi maskot Asian Para Games 2018

Untuk yang ingin tahu informasi terbaru mengenai penyelenggaraan Asian Para Games 2018 bisa mengikuti akun-akun media sosialnya, yaitu Indonesia 2018 Asian Para Games (Facebook), @ina2018apg (Instagram dan Twitter) dan juga di website www.ina2018apg.id. Ayo dukung para juara di Asian Para Games 2018!


- arry -




You Might Also Like

2 komentar